Bisa Juga Baca Di E-mail Sahabat

Jumat, 27 Januari 2012

Makalah Metode Studi Islam

BAB I
PEMBAHASAN
A.    Study Islam di Kawasan Timur Tengah
Pusat penyebaran Islam pertama kali adalah di Jazirah Arab yang kini disebut dengan Arab Saudi. Dalam negara ini terdapat dua kota yang sangat historis dan menjadi pusat perhatian dunia yakni Mekah dan Madinah.
Pada tahun 570M, seorang anak laki-laki dilahirkan yang diberi nama Muhammad. Muhammad di angkat menjadi nabi pada usia 40 tahun tepatnya pada 610M. Jejak langkah nabi Muhammad menjadi perhatian dunia bahkan Michael Heart dalam bukunya “seratus tokoh yang berpengaruh” memposisikan nabi Muhammad sebagai orang pertama yang mempengaruhi dunia. Catatan Heart menetapkan nabi Muhammad pada posisi pertama dengan alasan yang sangat argumentative, salah satu argumentasinya ialah karena nabi Muhammad yang yatim sejak lahir ini mampu mengubah Arab yang jahiliyah menjadi masyarakat yang beradab dalam berperilaku.
Sejalan dengan study itu study Islam semakin berkembang khususnya dizaman abad pertengahan, didalam study Islam di Timur Tengah lebih mendalami masalah teologi dan karya-karya tulis yang bersifat syair-syair dalam membangun peradaban dunia.
Dalam kajian study Islam di Timur Tengah ini dapat di akumulasikan menjadi tiga pokok :
1.    Islam menjadi identitas popular, tapi ini tidak menjadi basis bagi pembentukan organisasi keagamaan.
2.    Guru-guru sufi telah telah menjadi pusat tumpuan dalam memainkan politik dan budaya keagamaan karena kesucian dan kebesaran nama-Nya.
3.    Tentang pola kehidupan yang membentuk sebuah karateristik yang konkrit dalam kehidupan.
Hampir di setiap wilayah Timut Tengah memiliki tiga hal tersebut, yang membedakan hanyalah intensitas dan tendesi perkembangan dari salahsatu cirinya. Pemetaan ini menjadi sesuatu yang kompleks yang mudah ditemukan di hampir setiap wilayah Timur Tengah.
B.    Kawasan Eropa
Penganut agam Islam merupakan minoritas di Eropa. Di Eropa Timur, setelah Turki Usmani mengakhiri kekuasaanya, banyak masyarakat yang terabaikan oleh sejarah dan tentunya dari semiliyar lebih pemeluk Islam di dunia. Orang-orang Pomak di Bulgaria mengisolasikan diri di pegunungan Rhadope dan desa-desa miskin didekat Plodiv. Mereka menggunakan nama-nama Turki Arab untuk mempertegas identitas diri. Bulgaria menyebut nenek moyang mereka yang berkhianat, hanya karna mereka memeluk Islam sebagai agamanya.
Ketika komunis naik ke panggung Bulgaria usai perang dunia ke Dua, mereka menghancurkan seluruh mesjid dan lembaga-lembaga pendidikan Islam, merampas tanah-tanah waqaf, membunuh ulama-ulama, guru-guru,  menghancurkan al-Qur’an dan teks-teks keagamaan dan menyisakan orang-orang Pomak yang awam dan menyuruh mereka mengganti nama mereka yang beraliran Atheis. Naom meninggalkan Bulgaria di pertengahan tahun 1980-an, setelah mengganti mengganti nama dengan Naom Shalamanof dan meninggalkan identitas keIslamanya. Di angkara Naim menyatakan kepada pers, “ Aku tidak akan menjadi orang Bulgaria dan menjadi Atheis. Aku adalah Naim Sulaymanoglu atau Naim putra Sulaiman.
Di Eropa barat, komunitas muslim di Jerman, Inggris, dan Perancis konfrontasi antara komunitas minoritas muslim dan pemerintah serta interaksi negatif dengan masyarakat mayoritas selalu ada. Di Jerman, muslim yang ada sekian puluh tahun relatif hidup damai dan makmur secara ekomomi, selalu gagal memasuki sistem pendidikan di Denmark, meski penganut muslim telah ada sekitar 100 tahun dan pemeluknya  terus bertambah, mereka mengalami kesulitan mendirikan mesjid. Selalu muncul perlawanan dari kelompok sayap kanan dan ancaman penghancur dan aksi vandalis dari masyarakat ultranasionalis.
Tema tentang muslim Rumania di Negara-negara kawasan Baltik, di Rumania komunitas muslim relative menikmati kemesraan berabad-abad dengan penguasa setempat. Terlihat dari mesjid Raja Carol yang masih utuh. Mesjid ini merupakan simbol abadi kemesraan muslim Rumania dari rezim-rezim masa lalu yang non-muslim.
Di Luthuania, muslim cenderung berkutat dengan persoalan di dalam dirinya. Lithuania tidak bisa mengesampingkan peran mereka dalam sejarah negara itu. Namun, komunis Rusia yang mencaplok Lithuania dalam federasi Uni Soviet menyebabkan muslim Lithuania kehilangan semua warisan sejarahny. Ketika komunis jatuh dan Uni Soviet ambruk, Lithuania memberi keluluasaan menjalani ibadah kepada komunitas Islam, para orang tua muslim mulai membawa anak-anak mereka ke Madrasah, Mushalah, mengajarkan bahasa Tatar dan memberikan pemahaman sejarah eksistensi eknis Tatar di Luthania.
Di Spanyol, Islam masih meninggalkan Alhambra dan Cardova, di Polandia hampir tidak ada bangunan peninggalan muslim tatar yang datang lebih awal dari Turki Usmani. Desa Bohaniki dan Khuzniany masih menyimpan keturunan muslim Tatar, lengkap dengan mesjid kayu yang berasitektur khas nenek moyang mereka dan makam-makam para ulama dengan batu nisan yang bertuliskan bahasa Arab, komunitas minoritas muslim ini telah melewati semua sejara modern Eropa.
Dari muslim Tatar di Polandia, Allah senantiasa memelihara keislaman masyarakat ini sehingga generasi berikutnya bisa belajar tentang bagimana mereka bertahan dari serangan sistematis komunitas besar di sekelilingnya.
Di Eropa, kajia-kajian masalah Timur di Universitas terpisah menjadi suatu kedisiplinan abad ke-12 .

C.    Study Islam di Asia Tenggara
Studi Islam di Asia Tenggara adalah salah satu aspek dari upaya untuk menggali ilmu pengetahuan dan pengembangannya sesuai dengan rumusan Islam yang didasarkan pada kaidah-kaidah Islami, proses itegrasi nasional sebagai pra kondisi bagi pembangunan di bidang pendidikan termasuk pendidikan di perguruan tinggi baik pendidikan intelektual maupun profesional.
Semenjak tahun 1945 dimana bangsa-bangsa di Asia khususnya Asia Tenggara melepaskan diri dari penjajahan. Banyak lembaga perguruan tinggi didirikan di kawasan ini.
Pendidikan lembaga peguruan tinggi ini sudah mulai di beberapa negara semenjak masa penjajahan dalam konteks penyediaan tenaga ahli bagi pemerintah Colonial salah satu yang dipelajari adalah ilmu tentang Islam.
Perkembangan masyarakat menuntut ilmu di Pondok Pesantren dianggap tidak mencukupi kebutuhan. Kesadaran inilah yang mendorong mereka untuk mengembara ke negara lain di Timur Tengah, guna untuk meningkatkan pengetahuan ke Islaman, tradisi ini cukup mendorong intensifikasi keislamanisai di kalangan masyarakat nusantara.
Dalam perkembangan tersebut Islam mendesak manusia untuk menuntut ilmu pengetahuan melalui pemahaman yang kritis terhadap ayat-ayat al-Qur’an, dalam kaitan dengan hukum-hukum alam. Pemahaman tersebut merupakan bidang yang memerlukan kerja intelektual yang secara terus menerus al-Qur’an perlu dikaji yang hasilnya diharapkan mampu menyempurnakan alat-alat pemahaman manusia secara Intelektual dan teknologis.
Hampir disetiap negara Asia Tenggara di selenggarakan studi Islam, kajian-kajianya merupakan pencarian suatu perspetif Islam  yang baru yang difokuskan pada pengembangan ilmu pengetahuan teknologi yang berisi Islam.
Perkembangan ini menyebabkan studi Islam dilakukan dengan sikap kritis saling berhubungan dengan ilmu-ilmu lainnya. Kecendrungan ini mendorong bagi adanya metode keilmuan yang khas bagi studi dan penelitian tentang Islam meskipun sampai sekarang masih dalam proses.
Studi Islam (di daerah Barat dikenal dengan Islamic Studies), secara sederhana dapat dikatakan sebagai sebagai usaha untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan agama Islam. Atau dengan kata lain usaha sadar dan sistematis untuk mengetahui serta membahas secara mendalam tentang seluk-beluk atau hal-hal yang berhubungan agama Islam. Baik ajaran agamanya, sejarahnya maupun praktek-praktek secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, sepanjang sejarahnya.
Islam dilihat dari segi normatif dan historis mempunyai perbedaan dalam memahami Islam itu sendiri. Ketika Islam dilihat dari sudut Normatif, maka Islam merupakan agama yang didalamnya berisi ajaran tuhan yang  berkaitan dengan urusan Akidah dan Muamalah. Sedangkan ketika Islam dilihat dari sudut pandang historis atau sebagaimana tampak dalam Masyarakat, maka Islam tampil disiplin Ilmu (Islamic Studies).
Studi Islam sekarang ini berkembang hampir diseluruh negara di dunia, baik negara Islam maupun bukan negara Islam. Di dunia Islam terdapat beberapa studi Islam seperti:
1.    Universitas Al-Azhar di Mesir
Di Universitas Al-Azhar dapat dibedakan menjadi dua periode:
a.    Periode sebelum tahun 1961, dimana fakultas-fakultas yang ada sama dengan fakultas-fakultas di IAIN.
b.    Periode setelah tahun 1961, Universitas ini diselenggarakan fakultas-fakultas umum disamping fakultas-fakultas agama.
2.    Universitas Ulumul Qura di Arab Saudi
3.    Universitas Teheran di Teheran
4.    Universitas Damaskus
Di universitas-universitas diatas penerapan studi Islam ditampung dalam Kulliayat Alsyai’ah (fakultas syria’ah) yang didalamnya terdapat program studi Usuluddin, Tassawuf, dan sejenisnya.
Adapun di Indonesia (pendidikan Islam Tinggi) dilaksanakan di empat belas (14) Institut Agama Islam Negri (IAIN) dan tiga puluh sembilan (39) Sekolah Tinggi Agama Islam Negri (STAIN). Ada juga beberapa perguruan tinggi Islam swasta yang secara khusus mnyelenggarakan pendidikan Islam sebagai salah satu bagian studinya, seperti : Fakultas Agama di UMJ dan UNISBA.
Studi Islam di negara-negara non-Islam diselenggarakan di berbagai negara antara lain:
1.    India
Di Aligach University (India), Studi Islam dibagi dua yaitu:
a.    Islam sebagai doktrin di kaji di fakultas Usuluddin yang mempunyai dua jurusan yaitu, Jurusan Mazhab Ahli Sunnah dan Jurusan Mazhab Syiah.
b.    Islam dari aspek sejarah dikaji di Fakultas  Humaniora dalam Jurusan Islamic Studies.
2.    Chicago
Kajian Islam pada Chicago University, secara organisator, studi Islam berada di bawah pusat studi Timur Tengah dan Jurusan Bahasa, dan Kebudayaan Timur Dekat. Dilembaga ini, kajian Islam lebih mengutamakan kajian tentang pemikiran Islam, bahasa Arab, naskah-naskah Klasik dan bahasa-bahasa Arab non-Islam.
3.    Los Angeles
Di Amerika, studi-studi Islam pada umumnya mengutamakan studi Sejarah, bahasa-bahasa Islam selain bahasa Arab, sastra dan ilmu-ilmu sosial.
4.    Di UCLA
Studi Islam dibagi menjadi 4 komponen:
a.    Doktrin dan Sejarah Islam
b.    Bahasa Arab
c.    Bahasa non-Arab seperti, Urdu, Persia, Turki.
d.    Ilmu-ilmu Sosial, Sosiologi, Sejarah
5.    Di London
Di London studi Islam digabungkan mdalm School Of Oriental and Africa Studies (fakultas Ketimuran dan Afrika) yang memiliki berbagai jurusan bahasa dan Kebudayaan Asia Afrika.
D.    Study Islam di Perguruan Tinggi Mesir
Republik Arab Mesir, lebih dikenal sebagai Mesir adalah sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian Timur Laut. Dengan luas sekitar 997.739 Km Meair mencakup Semenanjung Sinai (dianggap sebagai bagian dari Asia Barat Daya), sedangkan sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan disebelah selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasanya dengan perairan ialah melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur. Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir sungai Nil (sekitar 40.0000 km). Sebagian besar daratan merupakan bagian dari Gurun Sahara yang jarang di huni.
Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak, dan Lembah Raja serta Kuil Ramses. Di Luxor, sebuah kota di wilayah, terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia kini, Mesir diakui luar biasa secara luas sebagai pusat politikal utama wilayah Arab dan Timur Tengah.
Secara hsitoris, modernisasi pendidikan di Mesir berawal dari pengenalan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Napoleon Bonaparte pada saat penaklukan Mesir. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dicapai Napoleon Bonaparte yang berkebangsaan Perancis ini, memberikan inspirasi yang kuat bagi para pembaharu Mesir  untuk melakukan modernisasi pendidikan di Mesir  yang dianggapnya stagnan. Diantara tokoh-tokoh tersebut ialah, al-Afghani, Muhammad Adbuh, dan Muhammad Ali Pasha. Dua yang terakhir , secara historis kiprahnya paling menonjol jika dibandingkan dengan tokoh-tokoh lain.
Sistem pendidikan di negara Mesir meliputi:
1.    Sekolah Dasar (ibtida’i)
2.    Sekolah Menengah Pertama (I’dadi)
3.    Sekolah Menengah Atas (Tsanawiyah ‘Ammah).
4.    Pendidikan Tinggi :
Al-Azhar di Kairo Mesir
    Panglima Besar Juhari al-Siqli pada tahun 362 H/972 M membangun Perguruan Tinggi al-Azhar dengan kurikulum berdasarkan ajaran sekte Syiah. Pada masa pemerintahan al-Hakim Biamrillah khalifah keenam dari Daulat Fathimiah, ia pun membangun perpustakaan terbesar di al-Qhira untuk mendampingi Perguruan Tinggi Al-Azhar yang diberi nama  Bait al-Hikmat (Balai Ilmu Pengetahuan), seperti nama perpustakaan terbesar di Baghdad.
    Pada tahun 567 H/1171 M daulat Fatimiah di tumbangkan oleh Sultan Salahudin al-Ayyubi yang mendirikan daulat al-Ayyubiah (1171-1269 M) dan menyatakan tunduk kembali kepada daulat Abbasiah di Baghdad. Kurikulum pada Perguruan Tinggi Al-Azhar lantas mengalami perombakan total, dari aliran Syiah beralih ke aliran Sunni. Ternyata perguruan tinggi ini mampu hidup terus sampai sekarang, yakni sejak abad ke-10 M sampai abad ke-20 dan tampaknya akan tetap selama hidupnya.
    Universitas Al-Azhar dapat dibedakan menjadi 2 periode, pertama, periode sebelum tahun 1961, yaitunya fakultas-fakultas yang ada pada saat itu sama dengan fakultas yang ada di IAIN. Kedua, periode sesudah tahun 1961 yaitunya Fakultas-fakultas yang ada pada saat itu telah bertambah yaitunya adanya fakultas Umum disamping fakultas Agama.
E.    Amerika
Sebuah perguruan tinggi di Massachusetts yang memutuskan untuk melarang penggunaan cadar memancing kemarahan kelompok Hak Asasi Manusia (HAM)/ umat Islam maupun non Islam dan menganggapnya sebagai langkah illegal yang membahayakan hak dan menargetkan kebebasan beragama khususnya umat Islam.
”Ini merupakan kebijakan yang sangat aneh. Saya tidak tahu dari mana ini bermula. Satu hal yang bisa kita simpulkan bahwa hal itu telah didesain untuk menargetkan umat Islam khususnya.” Ungkap Ibrahim Hooper, juru bicara Dewan Hubungan Islam-Amerika yang berbasis di Whasington kepada Boston Globe, Rabu 6 januari.
Perguruan tinggi Farmasi dan Ilmu kesehatan mengeluarkan keputusan melarang mahasiswa atau siapa saja yang berada di lingkungan kampusnya yang mengenakan penutup muka, termasuk cadar yang dikenakan oleh muslimah. Pejabat perguruan tinggi tersebut mengatakan bahwa peraturan yang secara resmi mulai tanggal 1 Januari dibuat untuk menkampanyekan keamanan dan implementasi dari penilaian periodik atas kebijaksanaan umum di kampus swasta.
“Ini adalah tindakan lain bahwa keamanan umum (khususnya di kampus) yang diinginkan adalah mengimplementasikan agar kampus tetap aman.” Ujar Michael Ratty, juru bicara perguruan tinggi yang memiliki kampus di Boston, Worceter dan Manchester.
“Aturan ini tidak ditujukan untuk kelompok atau individual tertentu. Itu diterapkan untuk seluruh mahasiswa dan fakultas.”
Namun kelompok Islam di sana menyanggahnya dan menyatakan bahwa peraturan itu merupakan upaya diskriminasi terhadap sebagian muslimah yang yakin bahwa mereka harus menutup wajah mereka.
“saya kira mereka memiliki 2 orang mahasiswa muslim mengenakan cadar, yang membuat mereka merasa sangat tidak nyaman dan membuat mereka harus melakukan sesuatu tentang hal itu.” Imbuh Ibrahim Hooper.
Mayoritas Ulama dalam Islam berpendapat bahwa memakai cadar bukanlah suatu kewajiban bagi muslimah dan menyerahkan kembali kepada setiap muslimah untuk mengenakan cadar atau tidak.









BAB II
KESIMPULAN DAN SARAN

A.    Kesimpulan
Studi Islam sangatlah luas cakupan dan jangkauanya diseluruh dunia. Sehingga ada beberapa negara yang mempunyai Perguruan Tinggi/ Universitas didunia ini yang mempunyai hubungan erat dengan masalah islam. Baik itu masalah yang baik mapun masalah yang tidak baik.
Ada beberapa negara yaitunya,
1.    Timur Tengah
2.    Kawasan Eropa
3.    Asia Tenggara
4.    Mesir
5.    Amerika
B.    Saran
Dalam pembuatan makalah ini, pemakalah tentunya sangat banyak melakukan kekurangan. Dengan itu sangat diharapkan kepada pembaca/ pendengar agar jika ada kesalahan dan kekurangan mohon maaf sebelumnya. Jika ada kritikan ataupun masukan kami sangat berterimakasih dan akan dengan senang hati mendengarnya.

Tidak ada komentar: